Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting dalam dunia perhotelan. Hal ini terutama berlaku bagi receptionist dan staf front office yang berinteraksi langsung dengan tamu dari berbagai negara.
Salah satu situasi yang cukup sering terjadi adalah ketika receptionist menerima telepon dari tamu. Cara mengangkat telepon tidak hanya sekadar mengatakan “Hello”, tetapi perlu dilakukan dengan greeting yang sopan, profesional, dan sesuai dengan standar pelayanan hotel.
Penggunaan bahasa Inggris yang tepat melalui telepon dapat memberikan kesan profesional sekaligus membantu komunikasi antara hotel dan tamu berjalan lebih efektif.
Lalu, bagaimana cara mengangkat telepon hotel dalam bahasa Inggris yang benar?
Artikel ini membahas contoh greeting, kalimat yang umum digunakan, hingga contoh percakapan telepon antara receptionist dan tamu hotel.
Telepon merupakan salah satu media komunikasi antara hotel dengan tamu. Dalam banyak situasi, suara receptionist yang terdengar melalui telepon menjadi salah satu bentuk pertama interaksi antara tamu dan hotel.
Karena itu, receptionist perlu memperhatikan beberapa hal, seperti:
Meskipun percakapannya singkat, cara receptionist menjawab telepon dapat ikut membentuk pengalaman tamu terhadap pelayanan hotel.
Tidak ada satu kalimat yang wajib digunakan oleh seluruh hotel. Setiap properti dapat memiliki telephone etiquette atau standar komunikasi masing-masing. Namun, struktur berikut merupakan salah satu pola yang umum digunakan.
Langkah pertama adalah memberikan salam sesuai dengan waktu.
Contohnya:
Good morning.
Selamat pagi.
Good afternoon.
Selamat siang/sore.
Good evening.
Selamat malam.
Hindari langsung mengatakan:
“Hello?”
Jika menjawab telepon sebagai receptionist, greeting yang lebih profesional sebaiknya digunakan.
Jika Anda ingin mengetahui cara menghubungi resepsionis hotel langsung dari kamar, Anda dapat membaca panduan lengkap mengenai langkah-langkah menghubungi front desk selama menginap.
Setelah greeting, receptionist dapat menyebutkan nama hotel atau departemen.
Contoh:
“Good morning, Kings Inn Kairatu.”
Atau:
“Good afternoon, Front Office. How may I assist you?”
Dengan menyebutkan departemen, tamu dapat langsung mengetahui bahwa mereka telah terhubung dengan bagian yang tepat.
Setelah greeting, receptionist dapat menggunakan kalimat:
“How may I assist you?”
Artinya:
“Ada yang bisa saya bantu?”
Alternatif lainnya:
“How can I help you?”
atau:
“How may I help you?”
Untuk konteks pelayanan hotel, “How may I assist you?” terdengar lebih formal dan profesional.
Berikut beberapa contoh yang dapat digunakan receptionist.
“Good morning, Front Office. How may I assist you?”
Artinya:
“Selamat pagi, Front Office. Ada yang bisa saya bantu?”
“Good afternoon, Kings Inn Kairatu. How may I assist you?”
Artinya:
“Selamat siang, Kings Inn Kairatu. Ada yang bisa saya bantu?”
“Good evening, Front Office. This is Sarah speaking. How may I assist you?”
Artinya:
“Selamat malam, Front Office. Saya Sarah. Ada yang bisa saya bantu?”
Struktur sederhana yang dapat digunakan adalah:
Greeting + Hotel/Department + Name + Offer to Help
Contohnya:
Good evening + Front Office + This is Sarah speaking + How may I assist you?
Selain greeting, receptionist juga perlu menguasai beberapa kalimat dasar untuk menangani berbagai kebutuhan tamu.
“May I have your name, please?”
Artinya:
“Boleh saya tahu nama Anda?”
Alternatif:
“May I know your name, please?”
Jika tamu sedang menginap, receptionist dapat mengatakan:
“May I have your room number, please?”
Artinya:
“Boleh saya tahu nomor kamar Anda?”
Jika receptionist perlu melakukan pengecekan:
“Certainly. Please hold for a moment.”
Artinya:
“Tentu. Mohon tunggu sebentar.”
Atau:
“Please allow me a moment to check that for you.”
Artinya:
“Mohon beri saya waktu sebentar untuk mengeceknya.”
Kalimat kedua terdengar lebih natural dan profesional dalam konteks pelayanan.
Jika kebutuhan tamu harus ditangani departemen lain:
“Certainly. I’ll connect you to our Housekeeping Department.”
Artinya:
“Tentu. Saya akan menghubungkan Anda dengan Departemen Housekeeping kami.”
Untuk restoran:
“I’ll transfer your call to our Restaurant Department.”
Contohnya:
“I’m sorry, Mr. John is not available at the moment.”
Artinya:
“Maaf, Pak John sedang tidak tersedia saat ini.”
Kemudian receptionist dapat menawarkan bantuan:
“Would you like to leave a message?”
Artinya:
“Apakah Anda ingin meninggalkan pesan?”
Jika suara kurang jelas atau receptionist tidak mendengar dengan baik:
“I’m sorry, could you please repeat that?”
Artinya:
“Maaf, bisa tolong diulangi?”
Atau:
“I’m sorry, I didn’t quite catch that.”
Artinya:
“Maaf, saya kurang menangkap informasinya.”
Kalimat tersebut terdengar lebih natural dibandingkan hanya mengatakan:
“Repeat, please.”
Berikut beberapa contoh situasi yang umum terjadi di hotel.
Receptionist:
Good morning, Front Office. This is Sarah speaking. How may I assist you?
Guest:
Good morning. I would like to ask about the breakfast time.
Receptionist:
Certainly. Breakfast is served from 6:30 AM to 10:00 AM.
Guest:
Thank you.
Receptionist:
You're welcome. Is there anything else I can assist you with?
Guest:
No, that's all. Thank you.
Receptionist:
My pleasure. Have a nice day.
Percakapan ini cocok digunakan ketika tamu hanya membutuhkan informasi sederhana.
Receptionist:
Good afternoon, Front Office. How may I assist you?
Guest:
Hi, I'm staying in room 205. Could I request two additional towels?
Receptionist:
Certainly. May I confirm your room number, please?
Guest:
Room 205.
Receptionist:
Thank you. We will arrange two additional towels to be delivered to your room.
Guest:
Thank you very much.
Receptionist:
You're most welcome.
Receptionist:
Good evening, Front Office. How may I assist you?
Guest:
Good evening. The air conditioner in my room doesn't seem to be working properly.
Receptionist:
I'm sorry to hear that. May I have your room number, please?
Guest:
Room 302.
Receptionist:
Thank you. I will contact our Engineering team to check the air conditioner.
Guest:
Thank you.
Receptionist:
You're welcome. We apologize for the inconvenience.
Perhatikan penggunaan:
“We apologize for the inconvenience.”
Kalimat tersebut dapat digunakan ketika tamu mengalami ketidaknyamanan akibat masalah fasilitas atau pelayanan.
Guest:
Good evening. I would like to request a wake-up call.
Receptionist:
Certainly. What time would you like us to call you?
Guest:
At 5:00 AM, please.
Receptionist:
Certainly. May I have your room number, please?
Guest:
Room 208.
Receptionist:
Thank you. Your wake-up call is scheduled for 5:00 AM.
Guest:
Thank you.
Receptionist:
You're welcome. Have a good night.
Guest:
Could you connect me to the restaurant, please?
Receptionist:
Certainly. Please hold for a moment while I transfer your call.
Guest:
Sure. Thank you.
Receptionist:
You're welcome.
Kalimat penting yang perlu diperhatikan:
“Please hold for a moment while I transfer your call.”
Artinya:
“Mohon tunggu sebentar sementara saya menghubungkan telepon Anda.”
Guest:
I would like to change my reservation...
Receptionist:
I'm sorry. Could you please repeat that a little more slowly?
Guest:
Sure. I would like to change my reservation.
Receptionist:
Certainly. May I have your booking reference, please?
Kalimat “Could you please repeat that a little more slowly?” sangat berguna ketika receptionist berkomunikasi dengan tamu yang memiliki aksen atau berbicara terlalu cepat.
Telepon hotel tidak selalu berasal dari tamu yang sedang menginap. Bisa juga berasal dari pihak luar yang ingin berbicara dengan tamu.
Receptionist:
Good afternoon, Kings Inn Kairatu. How may I assist you?
Caller:
Good afternoon. May I speak with Mr. Anderson, please?
Receptionist:
Certainly. May I know who is calling, please?
Caller:
This is Michael from ABC Company.
Receptionist:
Thank you, Mr. Michael. Please hold for a moment while I check if he is available.
Caller:
Sure. Thank you.
Percakapan seperti ini membutuhkan kehati-hatian karena receptionist perlu memastikan informasi sebelum menghubungkan panggilan kepada tamu.
Berikut beberapa istilah yang sering digunakan dalam komunikasi telepon hotel:
| Bahasa Inggris | Arti |
|---|---|
| Front Office | Kantor/departemen front office |
| Receptionist | Resepsionis |
| Guest | Tamu |
| Caller | Penelepon |
| Room number | Nomor kamar |
| Reservation | Reservasi |
| Booking reference | Referensi pemesanan |
| Hold the line | Menunggu di telepon |
| Transfer the call | Mengalihkan telepon |
| Connect the call | Menghubungkan telepon |
| Leave a message | Meninggalkan pesan |
| Available | Tersedia |
| Unavailable | Tidak tersedia |
| Housekeeping | Departemen tata graha |
| Engineering | Departemen teknik |
| Wake-up call | Panggilan untuk membangunkan tamu |
| Extension | Nomor ekstensi |
| Telephone operator | Operator telepon |
Selain kemampuan bahasa Inggris, telephone etiquette juga penting dalam pelayanan hotel.
Usahakan telepon dijawab sesegera mungkin sesuai dengan standar operasional hotel.
Jangan membiarkan telepon berdering terlalu lama jika receptionist sedang tersedia untuk menjawab.
Tamu tidak dapat melihat ekspresi wajah receptionist ketika berbicara melalui telepon. Karena itu, intonasi suara menjadi sangat penting.
Gunakan suara yang:
Biarkan tamu menyampaikan kebutuhannya terlebih dahulu sebelum memberikan respons.
Jika berkaitan dengan nomor kamar, waktu, reservasi, atau permintaan khusus, lakukan konfirmasi.
Contoh:
“Just to confirm, you would like a wake-up call at 5:00 AM, correct?”
Artinya:
“Untuk memastikan, Anda ingin wake-up call pada pukul 5 pagi, benar?”
Hindari penggunaan kalimat seperti:
“What do you want?”
Lebih baik:
“How may I assist you?”
Hindari:
“Wait.”
Lebih baik:
“Please hold for a moment.”
Perubahan sederhana seperti ini dapat membuat komunikasi terdengar jauh lebih profesional.
Beberapa kesalahan sederhana dapat membuat pelayanan terdengar kurang profesional.
Jika receptionist menjawab:
“Hello?”
tamu belum mengetahui apakah mereka terhubung dengan hotel atau departemen yang tepat.
Bahasa Inggris melalui telepon terkadang lebih sulit dipahami karena tidak ada bahasa tubuh atau ekspresi wajah.
Bahasa profesional tidak selalu berarti harus menggunakan kalimat yang rumit.
Kalimat sederhana seperti:
“How may I assist you?”
sudah cukup profesional.
Kesalahan memahami waktu, nomor kamar, atau jenis permintaan dapat menyebabkan masalah pelayanan.
Jika Anda bekerja di bidang hospitality dan ingin meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris, tidak perlu langsung menghafalkan percakapan panjang.
Mulailah dengan menguasai kalimat yang paling sering digunakan.
Misalnya:
Greeting
“Good morning. How may I assist you?”
Menanyakan informasi
“May I have your room number, please?”
Meminta tamu menunggu
“Please hold for a moment.”
Mentransfer telepon
“I’ll transfer your call to our Housekeeping Department.”
Mengonfirmasi
“Just to confirm...”
Menutup percakapan
“Is there anything else I can assist you with?”
Dengan menguasai pola-pola tersebut, receptionist akan lebih mudah membangun percakapan sesuai kebutuhan tamu.
Kedua kalimat tersebut sama-sama dapat digunakan untuk menawarkan bantuan.
How can I help you?
Lebih umum dan terdengar natural dalam percakapan sehari-hari.
How may I assist you?
Lebih formal dan sering digunakan dalam konteks pelayanan profesional, termasuk hotel.
Keduanya tidak salah. Pilihan penggunaannya dapat disesuaikan dengan standar komunikasi hotel.
Menjawab telepon dalam bahasa Inggris merupakan salah satu kemampuan penting bagi receptionist dan staf front office hotel. Cara yang baik tidak harus menggunakan kalimat yang sulit.
Struktur sederhananya adalah:
Greeting → Sebutkan hotel/departemen → Perkenalkan diri jika diperlukan → Tawarkan bantuan → Dengarkan kebutuhan tamu → Konfirmasi → Berikan solusi → Tutup percakapan dengan sopan.
Contoh paling sederhana:
“Good morning, Front Office. This is Sarah speaking. How may I assist you?”
Dengan memahami greeting, kosakata, telephone etiquette, dan berbagai contoh percakapan, receptionist dapat berkomunikasi dengan tamu internasional secara lebih percaya diri dan profesional.
Jika Anda sedang mencari panduan mengenai cara menghubungi resepsionis dari dalam kamar, baca juga artikel “Cara Telpon Resepsionis Hotel dari Kamar” untuk mengetahui langkah-langkahnya.
Receptionist dapat menggunakan greeting seperti:
“Good morning, Front Office. How may I assist you?”
Greeting dapat disesuaikan dengan waktu dan standar operasional hotel.
Dalam konteks pelayanan hotel, beberapa pilihan yang umum adalah:
“How may I assist you?”
atau:
“How can I help you?”
Gunakan:
“May I have your room number, please?”
Anda dapat mengatakan:
“Please hold for a moment.”
atau:
“Please allow me a moment to check that for you.”
Contohnya:
“I’ll transfer your call to our Housekeeping Department.”
Anda dapat mengatakan:
“I’m sorry, could you please repeat that?”
atau:
“Could you please repeat that a little more slowly?”
Tidak harus menggunakan kalimat yang rumit. Yang lebih penting adalah menggunakan bahasa yang sopan, jelas, ramah, dan profesional sesuai standar pelayanan hotel.